Forza Juventus

Kamis, 08 April 2010

The Jak Demo Kecam PSSI

Foto: The Jak Mania/Koran Si

JAKARTA – Sekitar 2.500 The JakMania-sebutan pendukung Persija Jakarta-melakukan demonstrasi di kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Bobroknya kinerja PT Liga Indonesia dan Komisi Disiplin (Komdis) menjadi pemicu aksi demo tersebut.

"Ini bentuk kekecewaan kami terhadap pengurus PSSI,” kata Ketua Umum The Jakmania Danang Ismartani di Jakarta, Kamis (8/4/2010).

Dia mengatakan, otoritas tertinggi sepakbola itu dinilai gagal mengelola sistem persepakbolaan nasional. Hal ini terepresentasi dari sejumlah kepemimpinan wasit yang tidak fair dalam beberapa pertandingan. Belum lagi persoalan suap yang terjadi di berbagai perangkat pertandingan. ”Untuk itu, kami telah menganggap PSSI mati," lanjutnya.

Secara umum The JakMania menuntut enam hal yang harus dirubah di tubuh PSSI dan LI. Keenam butir tersebut adalah, mengecam keras keputusan sepihak Komdis saat Persija dinyatakan kalah Walk Out (WO) dari Persiwa Wamena dan meminta agar Komdis dapat meninjau ulang keputusan tersebut.

Kedua, mengecam praktek mafia perwasitan dan mafia pertandingan, seperti yang terjadi pada laga Persik vs Persija. Untuk itu, pihaknya juga menuntut untuk segera dilakukan penyelidikan investigatif terhadap kepemimpinan wasit dalam laga tersebut. “Dalam laga itu terindikasi petinggi PSSI terlibat,” kata Danang.

Selain itu, pihaknya juga mengecam keras aksi pengurus PSSI khususnya ketua umum Nurdin Halid yang menolak butir kedelapan rekomendasi KSN yang menyebutkan, dalam rangka pengawasan dan pengawalan, diminta kepada pemerintah untuk membentuk Dewan Sepakbola Nasional yang bersifat independen.

The JakMania lanjut Danang, menilai bahwa KSN gagal melahirkan langkah-langkah perbaikan sepak bola nasional. Hal ini terlihat dari tidak adanya rekomendasi fundamental di tubuh PSSI. Untuk itu, pihaknya meminta kepada pemerintah (Menegpora) untuk mengambil langkah-langkah intervensi dengan tetap menjalankan hasil rekomendasi butir kedelapan yang digugat PSSI.

Dalam aksi demo itu, rombongan The JakMania membawa sejumlah spanduk dan poster bernada hujatan kepada PSSI. Bahkan suporter Persija itu merangsek hingga di depan gerbang PSSI. Secara bergantian, mereka melakukan orasi. Sayangnya, setelah dua jam berorasi, tak satu pun anggota PSSI yang menerima mereka. Akhirnya the JackMania menyegel kantor PSSI dengan sebuah potongan kain berwarna putih dan sebuah karangan bunga.

Melihat aksi demonya tidak ditanggapi, Sekretaris The JakMania Richard Ahmad mengancam akan melakukan aksi serupa dengan melibatkan massa yang lebih besar. Dia juga menuntut Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk bertanggungjawab terhadap sepakbola nasional.

"Kalau sampai tuntutan kita tidak dipenuhi, sebaiknya Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng juga turun dari jabatannya. Bila perlu, SBY juga kita akan minta mundur," tutup Richard.
(hmr)


sumber : bola.okezone.

1 komentar:



 

© Copyright by nO wAr | Template by BloggerTemplates | Blog Templates at Fifa World